Berita
Ungkap Pelecehan Seksual Dosen, Unri Bentuk Tim Independen
AKTUALITAS.ID – Universitas Riau membentuk tim pencari fakta independen guna mengetahui kejadian yang sesungguhnya terkait seorang dosen diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi beberapa waktu lalu. “Alhamdulillah tim pencari faktanya kami sudah bentuk dengan arahan pimpinan dan diketuai oleh orang yang independen,” kata Wakil Rektor II Universitas Riau Profesor Sujianto mengutip Antara. Dia mengatakan pihak […]
AKTUALITAS.ID – Universitas Riau membentuk tim pencari fakta independen guna mengetahui kejadian yang sesungguhnya terkait seorang dosen diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah tim pencari faktanya kami sudah bentuk dengan arahan pimpinan dan diketuai oleh orang yang independen,” kata Wakil Rektor II Universitas Riau Profesor Sujianto mengutip Antara.
Dia mengatakan pihak kampus tidak mau melibatkan senat universitas, senat fakultas, pimpinan universitas ataupun pimpinan fakultas dalam tim independen tersebut.
Sujianto mengatakan tim pencari fakta akan mulai bekerja pada Senin (8/11) untuk melakukan investigasi pada pihak-pihak terkait.
“Semua kami cari yang independen yang memahami terhadap Peraturan Kemendiktiristekdikti Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi,” katanya.
Dia juga mengatakan pihak kampus akan menjamin keselamatan korban dan menjaganya.
“Kami berjanji tidak akan yang melakukan kriminalisasi atau intimidasi,” ujar dia.
Sujianto juga merasa malu atas kasus tersebut. Dia mengatakan Unri selama ini berjuang untuk meningkatkan kualitas.
Namun, kini Unri justru menjadi sorotan atas kasus pelecehan seksual. Dia mengatakan Unri akan serius menindaklanjuti kasus yang mencuat tersebut.
“Sangat memalukan karena kasus ini bukan saja menjadi pembicaraan regional tetapi menjadi pembicaraan nasional,” kata Sujianto.
“Betapa sedihnya Unri yang kita sanjung-sanjung, yang kita usahakan untuk naik rating-nya. Dan karena masalah seperti ini kita akan menjadi cemoohan,” sambungnya.
(Antara)
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini
-
NUSANTARA14/10/2026 08:30 WIBSumatera Membara 3.663 Titik
-
NASIONAL14/10/2026 09:00 WIBDaniel Johan: Pemimpin Jangan Asal Bicara saat Bencana
-
NUSANTARA14/10/2026 11:30 WIBGunung Semeru Erupsi Lagi

















