Berita
BPBD Pastikan Tidak Ada Kerusakan Bangunan Akibat Gempa di Sukabumi
AKTUALITAS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memastikan gempa magnitudo 4,9 yang berpusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (2/3/2204), sekitar pukul 17.48 WIB tidak memicu terjadinya kerusakan bangunan.
“Hingga Minggu malam, kami tidak menerima informasi dari masyarakat maupun laporan dari petugas di lapangan adanya bangunan ataupun fasilitas umum yang rusak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat.
Meskipun tidak ada kerusakan yang disebabkan guncangan gempa tersebut, ia mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap gempa bumi yang bisa terjadi kapan saja. Apalagi, Sukabumi merupakan daerah rawan gempa.
Warga diimbau untuk tidak cepat percaya dengan informasi atau berita yang belum jelas kebenarannya atau hoaks.
Jika ingin mendapatkan informasi terkait gempa bisa datang langsung ke Sekretariat BPBD Kota Sukabumi atau membuka website BMKG serta portal berita yang kredibel.
Untuk meminimalisasi dampak jika terjadi bencana, BPBD sudah menyiagakan puluhan petugas penanggulangan bencana. Mereka bisa dikerahkan kapan saja jika terjadi bencana.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa M4,9 yang terjadi pada Sabtu (2/3/2024), pukul 17.48 WIB berlokasi di 7,55 LS-106,68 BT, 64 km tenggara Kabupaten Sukabumi di kedalaman 28 km. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
DUNIA16/05/2026 08:00 WIBNetanyahu Akui Israel Kuasai Mayoritas Gaza
-
JABODETABEK16/05/2026 06:30 WIBCatat! SIM Keliling Jakarta Buka di 5 Lokasi Hari Ini
-
NUSANTARA16/05/2026 07:30 WIBLongsor Curug Cileat Timbun 2 Wisatawan
-
NUSANTARA16/05/2026 08:30 WIBSmansa Mimika Cukur SMAN 4 Tanpa Ampun di Goldstone
-
NUSANTARA16/05/2026 10:30 WIBTragis! Pendaki Rinjani Meninggal di Jalur Sembalun
-
NASIONAL16/05/2026 07:00 WIBDPR Desak Prabowo Sikat Habis Mafia Judi Online
-
NASIONAL16/05/2026 14:00 WIBPKB: Relasi Kuasa Jadi Biang Kekerasan Seksual di Pesantren
-
NUSANTARA16/05/2026 21:21 WIBLiput Kasus Kondensat, Wartawan di Medan Mengaku Diculik dan Dipaksa Klarifikasi

















