DUNIA
Keji! Drone Israel Hantam Warga yang Sedang Berduka di Gaza
AKTUALITAS.ID – Sedikitnya delapan warga Palestina dilaporkan tewas dan sekitar 20 orang lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah serangan drone Israel menghantam kerumunan warga yang tengah mengikuti prosesi pemakaman di Kamp Pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza bagian tengah, pada Jumat (17/7/2026).
Menurut laporan Anadolu Agency, serangan terjadi ketika warga berkumpul di luar Masjid Ahmad Yassin untuk mengantar jenazah seorang warga Palestina yang sebelumnya dilaporkan tewas dalam operasi militer Israel pada hari yang sama.
Sejumlah saksi mata menyebut drone menghantam lokasi saat para pelayat menunggu dimulainya prosesi pemakaman. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan korban tewas dan korban luka tergeletak di jalan, sementara warga berupaya memberikan pertolongan di tengah kepanikan. Keaslian video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa dalam 72 jam terakhir, lebih dari 25 warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangkaian serangan yang, menurut mereka, menyasar pasar, prosesi pemakaman, pertemuan warga sipil, serta rumah-rumah penduduk.
Pernyataan tersebut juga menyebut adanya dugaan peningkatan serangan terhadap warga sipil yang dinilai bertentangan dengan hukum humaniter internasional. Klaim tersebut berasal dari otoritas di Gaza dan belum ditanggapi secara resmi oleh pemerintah maupun militer Israel.
Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza, sejak gencatan senjata yang disebut mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, pelanggaran yang mereka atribusikan kepada Israel telah menyebabkan 1.127 orang tewas dan 3.643 lainnya terluka hingga Kamis (16/7).
Kementerian itu juga menyatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak konflik berlangsung telah melampaui 73.000 orang, dengan lebih dari 173.000 korban luka. Selain itu, sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Jalur Gaza disebut mengalami kerusakan atau kehancuran.
Sementara itu, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan serangan terhadap prosesi pemakaman tersebut maupun angka korban yang disampaikan otoritas Gaza. Situasi di lapangan masih berkembang dan klaim dari masing-masing pihak belum seluruhnya dapat diverifikasi secara independen. (Mun)
-
NASIONAL02/09/2026 19:00 WIBNasib Warga Ditentukan Desil, Ekonom dan DPR Soroti Akurasi Data BPS
-
JABODETABEK02/09/2026 20:00 WIBAchmad Daeng Sere: Anggaran Komdigi Harus Perhatikan KPI dan Dewan Pers
-
NASIONAL02/09/2026 21:28 WIBGus Ipul Sayangkan Cak Imin Kaitkan NU dengan PMII dan HMI
-
NUSANTARA02/09/2026 21:00 WIBGus Hilmy Dorong Orang Tua Anak Disabilitas Menulis untuk Lawan Stigma
-
EKBIS02/09/2026 20:30 WIBBeras Premium Langka, Mendag Minta Bulog Perkuat Pasokan ke Ritel
-
EKBIS02/09/2026 22:00 WIBEkspor CPO dan Produk Turunannya Naik 5,49 Persen hingga Juli 2026
-
NASIONAL02/09/2026 23:59 WIBKementerian Kebudayaan Tetetapkan 742 Cagar Budaya Nasional, Total Jadi 1.485
-
RIAU03/09/2026 12:00 WIBUngkap Peredaran Ribuan Ekstasi, AKP Noki Loviko: Polisi Telusuri Mata Rantai Jaringan Narkoba
















