Connect with us

DUNIA

Iran Tegaskan Tak Ada Dialog Baru dengan Amerika Serikat

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut negosiasi baru dengan Iran akan dimulai mendapat bantahan langsung dari Teheran. Pemerintah Iran menegaskan hingga saat ini tidak ada pembicaraan maupun negosiasi baru dengan Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan satu-satunya komunikasi diplomatik yang sedang berlangsung saat ini adalah dengan Oman, yang berperan sebagai mediator dalam pembahasan mengenai pengelolaan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

“Saat ini kami tidak bernegosiasi dengan Amerika Serikat,” tegas Baghaei dalam konferensi pers mingguan, seperti dikutip AFP.

Ia menjelaskan pembicaraan bersama Oman difokuskan pada upaya menjaga keamanan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.

BACA JUGA  Iran Hujani Markas Komando AS di Yordania dengan Rudal

“Negosiasi kami adalah dengan Oman untuk mengamankan jalur melalui Selat Hormuz,” lanjutnya.

Menurut Baghaei, proses dialog tersebut berlangsung secara konstruktif dan diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan mengenai pengelolaan rute pelayaran yang aman bagi seluruh pihak.

“Kami berharap bahwa aktor regional dan ekstra-regional akan menghargai langkah bertanggung jawab Iran ini dan mengadopsi pendekatan yang konstruktif,” ujarnya.

Pernyataan resmi Iran itu bertolak belakang dengan klaim Presiden Donald Trump yang sehari sebelumnya mengatakan Washington akan kembali membuka jalur negosiasi dengan Teheran.

Saat berbicara kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One, Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran akan dimulai pada Senin (3/8/2026).

“Sekarang yang kami lakukan adalah berbicara dengan mereka dalam bentuk negosiasi. Dimulai besok sore,” kata Trump.

BACA JUGA  Ancaman Iran Bikin Trump Geram

Trump juga mengungkapkan Amerika Serikat sempat membatalkan rencana serangan besar terhadap Iran setelah melakukan komunikasi dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Iran. Menurutnya, negara-negara tersebut sama-sama tidak menginginkan eskalasi konflik yang lebih luas.

Perbedaan pernyataan antara Washington dan Teheran kembali menunjukkan masih adanya jurang komunikasi di tengah hubungan kedua negara yang belum sepenuhnya pulih. Meski sebelumnya telah tercapai kesepakatan gencatan senjata setelah meningkatnya ketegangan militer dalam beberapa pekan terakhir, kedua pihak kini menyampaikan narasi yang berbeda mengenai prospek diplomasi.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi bersama dari kedua negara mengenai dimulainya putaran baru perundingan. Sementara itu, Iran menegaskan fokus diplomasi yang sedang dijalankan adalah pembahasan teknis bersama Oman terkait keamanan Selat Hormuz, bukan negosiasi bilateral dengan Amerika Serikat. (Mun)

BACA JUGA  Harga Minyak Dunia Tersungkur Usai Reli

TRENDING