Connect with us

EKBIS

Jebol! Rupiah Nyaris Sentuh Rp18.000 Per Dolar

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah kembali hancur lebur dihantam keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (25/9/2026). Posisi mata uang Garuda kini makin kritis dan terancam menembus level psikologis yang mengerikan, yakni Rp 18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.13 WIB, rupiah di pasar spot terpuruk 13 poin atau 0,07% ke posisi Rp 17.929 per dolar AS. Senada dengan itu, data Refinitiv juga mencatat penyusutan rupiah sebesar 0,08%, membawanya merosot ke level Rp 17.900 per dolar AS di awal perdagangan.

Pelemahan ini menjadi mimpi buruk yang berlanjut dari hari sebelumnya. Pada penutupan Kamis (24/9/2026), rupiah sudah terkapar usai anjlok 0,51% di angka Rp 17.885. Dolar AS bahkan sempat menginjak level Rp 17.900 pada perdagangan kemarin sebelum rupiah berhasil sedikit bernapas jelang penutupan.

BACA JUGA  Kementerian Keuangan Selenggarakan Konsultasi Publik RPP Pelaksanaan UU P2SK dengan Perbankan

Ironisnya, saat rupiah babak belur, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia justru sedang tidak dalam performa terbaiknya. Terpantau pada pukul 09.00 WIB, indeks tersebut malah melemah tipis 0,02% di posisi 101,265.

Di kawasan Asia, nasib mata uang lain justru lebih beruntung dan sukses melawan dolar AS. Yen Jepang memimpin kebangkitan dengan naik 0,26%, disusul won Korea Selatan (0,36%), ringgit Malaysia (0,27%), baht Thailand (0,18%), peso Filipina (0,12%), dan dolar Singapura (0,02%).

Hanya segelintir mata uang Asia yang senasib menelan pil pahit pelemahan bersama rupiah hari ini, yakni rupe India yang anjlok 0,23%, yuan China turun 0,03%, dan dolar Hong Kong tergelincir 0,01%. (Firman/Mun)

BACA JUGA  Rupiah Perkasa di Pembukaan, Dolar AS Melemah ke Rp16.610 di Tengah Sentimen The Fed

TRENDING