NASIONAL
KNKT Jelaskan Perjuangan Pilot-Co Pilot Stabilkan Lion Air
Pilot menyebut instrumen memperlihatkan ketinggian yang berbeda
AKTUALITAS.ID – Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, menjelaskan perjuangan pilot dan co-pilot Lion Air PK-LQP mempertahankan keberadaan pesawat. Beberapa percakapan sempat terjadi antara pilot dan co-pilot dengan petugas Air Traffic Controller (ATC).
“Pada saat penerbangan co-pilot bertanya pada air traffic controller mengenai ketinggian pesawat yang terlihat di radar. Saat itu dijawab ketinggian 900 kaki,” kata Nurcahyo, dalam konferensi pers di Kantor KNKT, Jakarta Pusat, Rabu (28/11).
Nurcahyo melanjutkan, pilot menyampaikan kepada petugas bahwa ketinggian pesawat tidak bisa dipertahankan karena instrumen di pesawat menunjukkan angka yang berbeda-beda. “Dia minta pada controller untuk menutup ketinggian 3.000 di atas dan 3.000 di bawah pesawat untuk menghindari adanya kemungkinan tabrakan di udara,” kata dia.
Tidak lama kemudian, pilot menanyakan kecepatan. Pilot juga menyampaikan mereka mengalami masalah kendali atau flight control problem. Selanjutnya, pilot menaikkan flaps (sirip sayap) pesawat.
Setelah flaps dinaikan, FDR merekam adanya pergerakan menuju ke bawah. Terekam juga pergerakan aircraft nose up atah pesawat naik dalam hal ini dilakukan oleh pilot merespon pergerakan ke bawah tadi.
“Flight diturunkan lagi dan pergerakan aircraft nose down dan aircraft nose up berhenti. Kira-kira pada jam 23.25 UTC detik ke-18 menurut catatan FDR, flaps dinaikan lagi ke 0 dan pergerakan antara aircraft nose down dan aircraft nose up berlangsung lagi sampai akhir rekaman penerbangan,” kata Nurcahyo menjelaskan.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
-
RIAU03/09/2026 12:00 WIBUngkap Peredaran Ribuan Ekstasi, AKP Noki Loviko: Polisi Telusuri Mata Rantai Jaringan Narkoba
















