POLITIK
Pengamat: Rivalitas Jokowi dan PDIP Kian Terbuka Jelang 2029
AKTUALITAS.ID – Pengamat politik Yusak Farchan menilai respons PDI Perjuangan terhadap penobatan adat Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Lampung mencerminkan menguatnya rivalitas politik yang belum sepenuhnya mereda menjelang Pemilu 2029.
Selain itu, prosesi adat berupa penginjakan kepala kerbau dalam rangka safari politik Jokowi dinilai memiliki dimensi simbolik yang memunculkan beragam tafsir politik, termasuk kemungkinan dibaca sebagai sindiran dalam ruang politik nasional.
“Respons PDIP terhadap manuver-manuver politik Jokowi menjadi bukti bahwa rivalitas semakin terbuka,” kata Yusak, Selasa (30/6/2026).
Dirinya menilai hubungan politik tersebut tidak hanya mencerminkan ketegangan lama, tetapi juga menunjukkan proses penataan ulang kekuatan politik nasional.
Dalam pandangannya, terdapat pergeseran konfigurasi politik yang sedang berlangsung di antara aktor utama. Dinamika tersebut berkaitan dengan proses tawar-menawar politik di tingkat elite, termasuk posisi Presiden Prabowo Subianto dalam struktur kekuasaan saat ini.
Selain itu, kata Yusak, terdapat pembicaraan politik yang lebih luas mengenai arah kerja sama dan konfigurasi kekuasaan ke depan, meskipun belum mengarah pada keputusan final.
Dalam salah satu bagian pandangannya, Yusak menyinggung adanya pembacaan politik yang mengarah pada proposal kerja sama elite, termasuk wacana politik yang mengaitkan relasi Jokowi, Prabowo, dan partai politik pendukung.
“Situasi politik yang bergerak masih berada dalam tahap dinamika dan negosiasi politik yang terus berkembang, namun bukan kesimpulan akhir,” pungkasnya.
-
RIAU17/08/2026 14:30 WIBMomen Haru Personel Polres Pelalawan Peringati HUT RI di Tengah Karhutla
-
DUNIA17/08/2026 15:00 WIBIran Gantung Pria Dukung Israel-AS
-
POLITIK17/08/2026 16:00 WIBDasco: Indonesia Emas Bukan Sekadar Mimpi
-
JABODETABEK17/08/2026 14:00 WIBCirebon Ternyata Proklamasi 2 Hari Sebelum Soekarno-Hatta
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NASIONAL17/08/2026 17:00 WIBMaruli: Kericuhan Aceh Tak Butuh Tambahan TNI
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
DUNIA17/08/2026 21:00 WIBTelegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina

















