Berita
Rabu, Demokrat Memakzulkan Donald Trump
Trump akan menjadi presiden ketiga yang dimakzulkan dalam 243 tahun sejarah
DPR AS, yang dikuasai faksi Demokrat, hari Rabu (18/12) waktu setempat kemungkinan besar akan memakzulkan Presiden Donald Trump
Trump, presiden ke-45 AS, akan menjadi presiden ketiga yang dimakzulkan dalam 243 tahun sejarah negara ini, meskipun putusan bersalah oleh Senat yang mayoritas dikuasai faksi Republik dalam sidang bulan depan dan pemecatannya dari jabatan tetap sangat tidak mungkin.
Pemimpin mayoritas Senat, Mitch McConnell pekan lalu mengatakan kepada Fox News bahwa “tidak ada peluang” Presiden Trump akan dicopot dari jabatannya.
Kemarin, Trump mencuit kembali atas tuduhan Demokrat. Faksi Demokrat di DPR menuduhnya telah melakukan “berbagai kejahatan federal” menyalahgunakan jabatan kepresidenan.
“The Impeachment Hoax (Hoaks soal Pemakzulan) adalah pekerjaan penipu terbesar dalam sejarah politik Amerika,” cuit Trump di Twitter, seperti dilaporkan VOA, Selasa (17/12).
“Media Berita Palsu, dan pasangan mereka–Partai Demokrat–bekerja lembur untuk membuat hidup Partai Persatuan Republik dan semua yang diperjuangkannya, sesulit mungkin!”
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
-
RIAU03/09/2026 12:00 WIBUngkap Peredaran Ribuan Ekstasi, AKP Noki Loviko: Polisi Telusuri Mata Rantai Jaringan Narkoba
















