RAGAM
Darurat! Tanah Jawa Turun Hingga 15 Cm per Tahun
AKTUALITAS.ID – Pulau Jawa menghadapi ancaman serius akibat penurunan muka tanah yang terjadi secara masif. Studi terbaru mengungkap laju amblesan tanah di berbagai wilayah mencapai 1 hingga 15 sentimeter per tahun, bahkan melampaui kenaikan permukaan laut global.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science Advances menunjukkan bahwa hampir seluruh wilayah di Pulau Jawa, baik kota maupun desa, mengalami penurunan permukaan tanah dalam skala signifikan.
Tim peneliti menggunakan data pemantauan satelit serta proyeksi kenaikan permukaan laut untuk memetakan kondisi tersebut. Hasilnya, penurunan tanah diperkirakan akan menyumbang hingga 85 persen dari peningkatan risiko banjir di wilayah pesisir pada tahun 2050.
Lebih mengkhawatirkan, sekitar 75 persen garis pantai di Pulau Jawa berpotensi terdampak banjir rob akibat kombinasi antara amblesnya tanah dan naiknya permukaan laut.
Penulis studi dari Virginia Tech, Manoochehr Shirzaei, menegaskan bahwa fenomena ini bukan semata-mata disebabkan oleh perubahan iklim, melainkan dominan dipicu oleh aktivitas manusia.
“Jika diabaikan, kita akan meremehkan risiko yang sebenarnya jauh lebih besar,” ujarnya.
Sejumlah faktor utama yang mempercepat penurunan tanah antara lain pengambilan air tanah secara berlebihan di wilayah perkotaan, penggunaan air untuk sektor pertanian, aktivitas industri, serta pemadatan alami di wilayah delta.
Namun demikian, para peneliti menilai bahwa penurunan muka tanah masih dapat dikendalikan melalui kebijakan lokal yang tepat, termasuk pengelolaan sumber daya air, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta regulasi lingkungan yang ketat.
Penulis utama studi, Leonard Ohenhen, menambahkan bahwa fenomena yang terjadi di Pulau Jawa bukan kasus tunggal. Banyak wilayah pesisir dunia mengalami hal serupa, tetapi sering kali tidak terdeteksi karena kurangnya pemantauan.
“Apa yang terjadi di Jawa kemungkinan merupakan gambaran kondisi global yang tersembunyi,” jelasnya.
Temuan ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan masyarakat untuk segera mengambil langkah mitigasi. Tanpa penanganan yang tepat, ancaman banjir rob dan penurunan tanah berpotensi mengubah wajah pesisir Pulau Jawa dalam beberapa dekade ke depan. (Kusuma/Mun)
-
FOTO04/09/2026 13:00 WIBFOTO: ACC Kembangkan Potensi Warga Desa Cibunian
-
POLITIK04/09/2026 15:00 WIBBawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu
-
EKBIS04/09/2026 12:30 WIBPertamina Batalkan Syarat STNK untuk Beli BBM
-
NASIONAL04/09/2026 09:45 WIBErna Sari Dewi: Stop Bicara Digital Desa Kalau Tak Didanai
-
JABODETABEK04/09/2026 15:30 WIBMengaku Disekap, 2 ART Akhirnya Dipulangkan Polisi
-
EKBIS04/09/2026 10:30 WIBDolar AS Melemah, Rupiah Naik ke Rp17.632
-
DUNIA04/09/2026 17:00 WIBMohsen Rezaei: Strategi Baru Iran Akan Hantam Fondasi Kekuatan AS
-
POLITIK04/09/2026 10:00 WIBBawaslu Waspadai Deepfake di Pemilu 2029, Minta Pengawasan AI Diatur UU
















