POLITIK
Jimly Ungkap Ancaman Serius di Balik Pemilu RI
AKTUALITAS.ID – Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Jimly Asshiddiqie, menyoroti kualitas pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia yang dinilai mengkhawatirkan dan berpotensi menurunkan kualitas demokrasi jika tidak segera dibenahi.
Pernyataan tersebut disampaikan Jimly saat berpidato dalam peluncuran buku berjudul “Etika yang Melembaga” di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).
Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, pemilu merupakan inti utama dalam sistem demokrasi yang menentukan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Core business demokrasi itu pemilu dan kepartaian. Kalau pemilu tidak beres, kita tidak bisa berharap demokrasi berkembang dengan kualitas dan integritas yang baik,” ujar Jimly.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia tersebut mengingatkan bahwa tanpa pembenahan serius, kualitas demokrasi Indonesia berpotensi mengalami penurunan, sejalan dengan tren global yang juga menunjukkan gejala kemunduran demokrasi.
“Kalau tidak kita bereskan, ini bisa jadi tren menurun. Dan ini bukan hanya Indonesia, secara global demokrasi regression itu nyata,” katanya.
Jimly menilai, momentum di luar tahapan pemilu saat ini seharusnya dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, ia juga menyoroti peran partai politik yang dinilai belum optimal dalam membangun budaya demokrasi internal.
“Kalau partai tidak melakukan internalisasi demokrasi dengan baik, bagaimana bisa diharapkan membangun demokrasi eksternal yang sehat,” tegasnya.
Pernyataan Jimly menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera melakukan pembenahan, guna menjaga kualitas demokrasi Indonesia di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (Bowo/Mun)
-
POLITIK20/07/2026 13:00 WIBPDIP Desak BGN Buka Data Kader yang Diduga Terlibat MBG
-
NASIONAL20/07/2026 17:30 WIBBRIN Sebut Pola Komunikasi Kepala Bakom Perlu Dievaluasi
-
DUNIA20/07/2026 12:00 WIBMojtaba Khamenei: Amerika Akan Menyesal Jika Konflik Terus Dipicu
-
NASIONAL20/07/2026 11:00 WIBDPR Minta Hotman Stop Bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie
-
NASIONAL20/07/2026 17:00 WIBPengembalian Amplop Uang Raja Juli Tak Hapus Dugaan Pidana
-
OTOTEK20/07/2026 12:30 WIBIlmuwan Temukan Planet Mirip Bumi yang Diduga Layak Dihuni
-
EKBIS20/07/2026 10:30 WIBRupiah Ambruk! Dolar Nyaris Sentuh Rp18.000
-
RIAU20/07/2026 18:00 WIBPeringati Hari Jadi Bengkalis, Pemkab Gelar Lomba Tradisional untuk Lestarikan Budaya

















