NASIONAL
Pakar Kesehatan Umsura Desak Pelibatan Lembaga Independen dalam Pengawasan Dapur MBG
AKTUALITAS.ID – Kasus keracunan makanan yang menimpa ratusan santri di Sidoarjo memicu dorongan audit sistemik dari kalangan akademisi. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Dede Nasrullah, meminta pemerintah segera melibatkan pengawas independen untuk mengaudit operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Dede, pengawasan internal BGN tidak cukup untuk menjamin kepatuhan higienitas sanitasi dan keamanan pangan secara obyektif di ratusan titik dapur sentral.
“Program MBG ini sangat bagus dan harus didukung. Namun, agar kasus serupa tidak terus berulang dan kepercayaan publik tidak hilang, sudah waktunya pemerintah melibatkan pihak independen untuk mengawasi pengelolaan SPPG,” kata Dede, Kamis (3/9/2026).
Dede menjelaskan bahwa kontaminasi pangan dalam produksi skala massal memiliki potensi kerentanan tinggi di setiap mata rantai, mulai dari kualitas bahan mentah, proses pencucian, teknik pemasakan, suhu wadah penyimpanan (holding temperature), hingga sanitasi armada distribusi.
“Kalau ditanya penyebabnya apa, banyak sekali. Bisa dari sanitasinya, proses memasak, penyimpanan, hingga durasi distribusi sebelum dikonsumsi. Semua proses harus diperiksa secara laboratoris dan komprehensif untuk memastikan titik kontaminasinya,” urai pakar kesehatan masyarakat tersebut.
-
JABODETABEK04/09/2026 15:30 WIBMengaku Disekap, 2 ART Akhirnya Dipulangkan Polisi
-
POLITIK04/09/2026 15:00 WIBBawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu
-
NUSANTARA04/09/2026 19:45 WIBPerwira Tinggi TNI AL Dilaporkan ke Puspom TNI atas Dugaan Perzinahan
-
DUNIA04/09/2026 17:00 WIBMohsen Rezaei: Strategi Baru Iran Akan Hantam Fondasi Kekuatan AS
-
EKBIS04/09/2026 20:00 WIBPrabowo Tawarkan Indonesia Jadi Gerbang Eurasia ke Pasar ASEAN
-
JABODETABEK04/09/2026 14:30 WIBKebakaran Apartemen Tanah Abang, 14 Orang Berhasil Dievakuasi
-
NASIONAL04/09/2026 18:00 WIBKomisi V DPR Minta Infrastruktur Kawasan Transmigrasi Jadi Prioritas
-
NUSANTARA04/09/2026 18:30 WIBRp2,14 Miliar Raib! RM BRI Jadi Tersangka

















