Berita
Polisi Tetapkan 5 Orang Sebagai Tersangka Perusakan Kantor Bupati Keerom
AKTUALITAS.ID – Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus perusakan dan pembakaran beberapa kantor dinas yang berada di Kompleks Kantor Bupati Keerom, Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua pada Kamis (1/10) lalu. Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menerangkan penetapan tersangka dilakukan usai serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi. “Penyidik […]
AKTUALITAS.ID – Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus perusakan dan pembakaran beberapa kantor dinas yang berada di Kompleks Kantor Bupati Keerom, Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua pada Kamis (1/10) lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menerangkan penetapan tersangka dilakukan usai serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.
“Penyidik telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Ada yang tertangkap tangan dan ada dari hasil pengembangan penyelidikan,” kata Kamal melalui keterangan resmi, Selasa (6/10/2020).
Dia menuturkan 16 saksi telah diperiksa terkait insiden itu. Sebanyak 13 di antaranya merupakan anggota Polri yang melakukan pengamanan saat kejadian.
Selain itu, kata dia, polisi juga memeriksa tiga orang staf pemerintahan yang berada di daerah Kabupaten Keerom.
Saat ini, lanjut Kamal, kepolisian juga sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) terhadap sejumlah barang bukti yang diambil dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Barang bukti yang diamankan berupa abu arang sisa kebakaran pada bagian dalam ruang kantor dan botol bekas minuman yang diduga berisi akseleran premium serta potongan besi yang digunakan untuk menyulut api,” kata Kamal.
Dari hasil penyelidikan, api pertama kali menyulut dari sebuah ruangan bagian di sisi timur kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK). Namun polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.
“Selanjutnya akan dibuatkan sketsa TKP dan penyitaan barang bukti di TKP yakni pecahan kaca jendela, pecahan botol jenever yang berisikan bensin, batu, jeriken terbakar,” pungkas dia.
Sebelumnya polisi telah menetapkan tiga tersangka atas insiden tersebut.
Sebagai informasi, pembakaran dan perusakan kantor pemerintahan itu dilakukan sekelompok massa yang diduga tidak puas terkait pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Keerom.
Polisi menyebut ada tiga orang yang mengalami luka tembak terkena peluru karet saat kerusuhan yakni AS, OS, dan RM. Dua nama terakhir masih dirawat di RS Bhayangkara di Kotaraja. AS sudah berada di Mapolres Keerom.
Ketiga orang itu terkena peluru karet yang dilontarkan anggota saat berupaya membubarkan massa yang merusak kantor bupati Keerom dan pembakaran kantor Disnaker.
-
NUSANTARA19/06/2026 13:00 WIBBMKG Puncak Kemarau 2026 Juli September
-
EKBIS19/06/2026 12:00 WIBMulai 1 Juli! Beli Dolar Kini Dibatasi BI
-
POLITIK19/06/2026 13:30 WIBPKB Setuju Ambang Batas Parlemen Naik hingga 7 Persen
-
JABODETABEK19/06/2026 14:00 WIBLansia Ditemukan Tewas di Taman Pramuka Tangerang
-
DUNIA19/06/2026 12:30 WIBIsrael Tetap Tempur di Lebanon Meski Ada Kesepakatan Penghentian Perang
-
NASIONAL19/06/2026 14:30 WIBEksponen 80-an Kritik Keras Dinamika Politik Nasional
-
NUSANTARA19/06/2026 18:00 WIBGubernur Bobby Ultimatum Pemkab Karo Setop Pungli Wisata Panas Sidebuk Debuk
-
OTOTEK19/06/2026 15:30 WIBVideo TikTok dan Instagram Ini Diam-Diam Bisa Curi Uang Anda

















