Berita
Jubir Presiden Berharap PPKM Darurat Harus Bisa Atasi Lonjakan Covid-19
AKTUALITAS.ID – Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi atau Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman berharap, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berakhir pada 20 Juli 2021 mendatang, menjadi pelaksanaan yang pertama dan terakhir. Dia mengungkapkan bahwa PPKM Darurat ini harus bisa mengatasi lonjakan kasus COVID-19, sehingga angkanya bisa ditekan dan tidak perlu ada PPKM Darurat jilid berikutnya. “Mudah-mudahan […]
AKTUALITAS.ID – Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi atau Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman berharap, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berakhir pada 20 Juli 2021 mendatang, menjadi pelaksanaan yang pertama dan terakhir.
Dia mengungkapkan bahwa PPKM Darurat ini harus bisa mengatasi lonjakan kasus COVID-19, sehingga angkanya bisa ditekan dan tidak perlu ada PPKM Darurat jilid berikutnya.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi PPKM Darurat kedua, ketiga, dan seterusnya,” kata Fadjroel dalam telekonferensi, Selasa, (6/7/2021).
Baca juga: Akuisisi Pembangkit Listrik Blok Rokan, PLN Ungkap Sumber Dananya
Fadjroel menambahkan, saat ini situasi penanganan COVID-19 di Indonesia sedang berada dalam situasi gawat, selayaknya orang yang tengah berperang makin sengit dalam melawan lonjakan kasus yang meningkat signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Kondisi sekarang kita betul-betul dalam tanda kutip sedang ‘berperang’ melawan COVID-19,” ujarnya.
Apalagi, lanjut Fadjroel, varian COVID-19 terbaru yang disebut sebagai varian Delta, saat ini penularannya sudah sangat mengkhawatirkan karena lebih mudah dan cepat menular.
Dia menambahkan, berdasarkan data pada 5 Juli 2021 kemarin, kasus positif COVID-19 harian telah bertambah hingga mencapai angka 29.745 orang. Fadjroel mengatakan, tak menutup kemungkinan jika jumlah itu nantinya akan semakin menanjak sampai pada titik tertentu.
Meski demikian, lanjut Fadjroel, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, juga sudah meyakinkan bahwa dengan adanya PPKM Darurat Jawa dan Bali, maka nantinya akan ada penurunan tren kasus-kasus positif COVID-19.
“Pak Luhut sebagai ‘Panglima Perang’ kita mengatakan bahwa di Jawa dan Bali, pada titik-titik tertentu akan ada penurunan (tren kasus positif COVID-19),” ujarnya.
-
Berita20/10/2026 07:00 WIBBahlil Bantah Kuota BBM Dipangkas
-
JABODETABEK20/10/2026 06:30 WIBIni Jadwal SIM Keliling Jakarta 20 Oktober
-
JABODETABEK20/10/2026 05:30 WIBBMKG Bongkar Panas Ekstrem Intai Jakarta
-
NASIONAL20/10/2026 06:00 WIBHabiburokhman: RUU Perampasan Aset Rawan Dibajak Jadi Alat Gebuk Lawan Politik
-
POLITIK20/10/2026 09:00 WIBDPR Panggil KPU-Bawaslu soal PKPU
-
JABODETABEK20/10/2026 07:30 WIBTragis! Pelajar 14 Tahun Tewas Ditabrak Pajero di Mampang
-
OASE20/10/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bicara Air dan Kehidupan
-
EKBIS20/10/2026 17:00 WIBEkonom Ingatkan Bahaya Reputasi Indonesia di Mata Investor Global

















