Berita
Banser Jabar Sebut Ridwan Kamil Kayak Artis
“Ada nggak itu satu desa satu perusahaan atau satu pesantren satu produk? Itu saja yang kita bahas nggak perlu yang lain-lain. Nggak ada kan ?
AKTUALITAS.ID – Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkorwil Banser) Jawa Barat Yudi Nurcahyadi, menilai popularitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak sebanding dengan kinerjanya.
Pasalnya, kerja Gubernur belum terasa sama sekali. Berbanding terbalik dengan ketenaran namanya. Bukan hanya populer di Jawa Barat, tapi Indonesia bahkan sebagian Eropa.
“Yang kami rasakan begitu, lebih fokus mempopulerkan nama. Ya kayak artis saja. Apa coba yang sudah dirasakan rakyat Jabar? Twiteran, Facebookan, Instagraman atau pamer desain-desain?” kata Yudi kepada wartawan, Rabu (9/10).
Pemerintahan Ridwan Kamil seperti lupa akan janji manisnya. Bahwa di 100 hari pertama masa kerjanya akan ada program launching satu desa satu perusahaan, satu pesantren satu produk, launching program kesehatan, termasuk pariwisata.
“Ada nggak itu satu desa satu perusahaan atau satu pesantren satu produk? Itu saja yang kita bahas nggak perlu yang lain-lain. Nggak ada kan ?” tegas Yudi.
Untuk itu, Yudi merasa Ridwan Kamil lebih cocok jadi artis daripada jadi Gubernur. Karena yang dikedepankan hanya popularitas, bukan kerja nyata yang menyentuh masyarakat bawah.
“Betul sekarang era milenial di mana segala informasi ada di media sosial. Tapi apakah emak-emak dan bapak-bapak yang di perkampungan biasa pakai medsos? Yang mereka butuhkan itu adalah program Gubernur yang langsung menyentuh isi perut, bukan isi komunikasi emosional,” tuturnya.
Menurut Yudi, dalam seminggu saja Ridwan Kamil bisa melakukan 3.000 posting di Twitter, berbanding terbalik dengan Humas pemprov yang hanya 300 cuitan.
Untuk itu, Banser Jawa Barat meminta Ridwan Kamil jangan merasa bangga. Bisa mengeksploitasi program yang unik menurut versinya, sementara perut masyarakat dibiarkan kosong.
“Kan ada Bupati dan Walikota misalnya. Nah tugas Gubernur juga mengkoordinasikan apakah program Gubernur itu nyampai atau tidak dan tak ada salahnya tanya jeritan masyarakat kecil bukan nanya ke bawahan saja,” tandas Yudi.
-
NUSANTARA04/08/2026 23:00 WIBRatusan Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Higiene
-
DUNIA05/08/2026 00:00 WIBIran Tak Lagi Aman, Milisi Kurdi Klaim Gempur Pangkalan IRGC
-
NASIONAL05/08/2026 11:00 WIBWaspadai Potensi Kericuhan, Aksi 50 Ribu Buruh Ditunda
-
EKBIS05/08/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat ke 6.338
-
OTOTEK05/08/2026 13:30 WIBWhatsApp Kena Gelombang Suspend, Begini Cara Selamatkan Akun
-
POLITIK05/08/2026 10:00 WIBPegiat Pemilu Minta MK Rombak Aturan Sengketa Pilpres
-
EKBIS05/08/2026 10:30 WIBRupiah Hajar Dolar AS di Awal Sesi
-
NUSANTARA05/08/2026 07:30 WIBDua Pendaki Hilang Misterius di Gunung Piramid Bondowoso

















