Berita
Lakukan Perlawanan, Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba
AKTUALITAS.ID – Bandar narkoba ditembak mati oleh Satres Narkoba Polrestabes Surabaya. Bandar yang ditembak mati ini merupakan bandar narkoba yang juga mengajak 2 oknum Kepolisian untuk ikut serta menjadi bandar narkoba di Magetan. Menurut informasi pelaku yang ditembak mati ini adalah Viki Ardi (25) warga Sidosermo, Surabaya. Pelaku diketahui mengenakan kaos hitam dan celana jeans. […]
AKTUALITAS.ID – Bandar narkoba ditembak mati oleh Satres Narkoba Polrestabes Surabaya. Bandar yang ditembak mati ini merupakan bandar narkoba yang juga mengajak 2 oknum Kepolisian untuk ikut serta menjadi bandar narkoba di Magetan.
Menurut informasi pelaku yang ditembak mati ini adalah Viki Ardi (25) warga Sidosermo, Surabaya. Pelaku diketahui mengenakan kaos hitam dan celana jeans.
Kasat narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menjelaskan, penembakan pelaku ini dilakukan karena Viki melakukan perlawanan saat diminta membuka tas. Bahkan usai melawan petugas yang menyergap, pelaku langsung lari ke jalan sepi nan gelap.
Saat itu petugas sedang menggelandang pelaku di rumah persembunyiannya yang menjadi tempat penyimpanan narkoba.
“Pelaku melawan dan lari di kegelapan. Sehingga kita lakukan tindakan tegas terukur untuk pelaku yang sudah residivis kasus narkoba ini. Pelaku meninggal saat sampai di RS sekitar lokasi penembakan dan selanjutnya jenazah dibawa ke RS Soetomo,” paparnya kepada beritajatim.com, Senin (10/8/2020).
Lebih lanjut perwira melati dua ini menjelaskan, untuk penangkapan pelaku sudah dilakukan target operasi (TO) selama sebulan lebih. Dari total enam pelaku yang diamankan sejak Juli 2020 sampai awal Agustus 2020 petugas secara total mengincar 7 pelaku.
“Kita sudah lama incar para pelaku yang menjadi komplotan pengedar narkoba antar kota. Dari Surabaya, Sidoarjo dan Magetan menjadi area pelaku mengedarkan sabu,” paparnya.
Petugas yang mengejar sekitar lima orang ini sempat memuntahkan dua kali tembakan. Hingga akhirnya petugas pun melakukan tindakan tegas terukur. Petugas kamar jenazah yang enggan disebutkan namanya pun melakukan tindakan visum dan pemeriksaan luar. Dari catatan petugas ada tiga luka tembakan di dada dan peluru tertanam di dada kiri.
Perlu diketahui, empat hari lalu Satres Narkoba Polrestabes Surabaya melakukan gelar perkara enam pelaku pengedar narkoba. Dari enam pelaku tersebut dua diantaranya adalah oknum polisi yang harus dilumpuhkan kakinya karena juga melawan petugas.
Sedangkan dua pelaku lain adalah wanita dan dua lelaki muda pengangguran. Dari pemeriksaan para pelaku mereka mengaku mendapatkan kiriaman 13 kg sabu dan ratusan pil ekstasi.
Hanya saja, karena gesitnya pelaku dan rapinya para pelaku bertransaksi. Petugas pun hanya mengamankan 3 kg sabu dan ratusan pil ekstasi. Dari penjelasan para pelaku, sekitar 10 kg sabu yang ada sudah diedarkan sejak sebulan lalu. Para pelaku ini pun dijerat dengan pasal 112 KUHP tentang penyalahgunaan narkotika. [beritajatim]
-
NASIONAL25/04/2026 13:00 WIBPeringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
-
RAGAM25/04/2026 12:00 WIBGelar Puteri Indonesia 2026, Resmi Disandang Agnes Aditya Rahajeng
-
RIAU25/04/2026 16:45 WIBPerangi Narkoba, Provinsi Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba
-
JABODETABEK25/04/2026 11:00 WIBMengurangi Beban Kerja, Diusulkan Tambah Personel Satpol PP DKI
-
PAPUA TENGAH25/04/2026 18:00 WIBGedung MPP Bakal Segera Dibangun, Ini Besaran Anggarannya ​
-
NASIONAL25/04/2026 11:54 WIBPailit di Tengah Perusahaan Berjalan, Buruh PT Dua Kuda Soroti Kejanggalan
-
OLAHRAGA25/04/2026 15:00 WIBPerkuat Pembinaan Pembalap Indonesia, MGPA Gelar Kejurnas Mandalika Racing Series
-
PAPUA TENGAH25/04/2026 14:00 WIBSiasat Roda Tiga Menjaga Napas Sekolah di Kapiraya​

















