Berita
Kendalikan Penambahan Kasus Covid-19, Pemerintah Bakal Siapkan Kebijakan Baru Tekan Mobilitas Masyarakat
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan untuk mengendalikan penambahan kasus harian Covid-19, perlu ada penurunan mobilitas masyarakat. Berdasarkan pengalaman, penurunan mobilitas di atas 30 persen memberikan dampak signifikan. “Berdasarkan pengalaman, dibutuhkan penurunan mobilitas di atas 30 persen untuk mengendalikan penambahan kasus,” kata Luhut dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Maka […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan untuk mengendalikan penambahan kasus harian Covid-19, perlu ada penurunan mobilitas masyarakat. Berdasarkan pengalaman, penurunan mobilitas di atas 30 persen memberikan dampak signifikan.
“Berdasarkan pengalaman, dibutuhkan penurunan mobilitas di atas 30 persen untuk mengendalikan penambahan kasus,” kata Luhut dalam siaran persnya, Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Maka dari itu, perlu adanya kebijakan baru yang bisa menyesuaikan dengan penurunan mobilitas manusia. “Sehingga akan ada penyesuaian peraturan dan kebijakan akan hal ini,” sambungnya.
Maka, Menko Luhut meminta semua pihak kembali meningkatkan strategi dalam penanganan penyebaran virus corona ini. Salah satunya dengan menyempurnakan dan meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan di masyarakat.
“Kita harus tingkatkan kembali strategi dalam penanganan Covid-19, untuk menyempurnakan dan meningkatkan kedisiplinan dari berbagai cara yang telah dilakukan,” kata dia.
Pemerintah pun akan melakukan operasi perubahan perilaku masyarakat. Hal ini seiring dengan kampanye protokol kesehatan secara sistematis di masyarakat yang melibatkan berbagai pihak berwenang.
Deteksi awal penyebaran Covid-19 dengan mendorong strategi pemeriksaan (testing) dan pelacakan (tracing) yang agresif dan tepat sasaran.
“Kita berharap penyebaran informasi dan kampanye dapat bergerak secara masif dengan melibatkan berbagai lembaga lain, seperti Kemenag dengan mengajak pemuka agama, dan juga Kemendikbud,” tambah Menko Luhut.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
-
RIAU03/09/2026 12:00 WIBUngkap Peredaran Ribuan Ekstasi, AKP Noki Loviko: Polisi Telusuri Mata Rantai Jaringan Narkoba
















