Berita
Hasto: Kongres PDIP V Berikan Mandat Kepada Megawati Putuskan Capres -Cawapres
AKTUALITAS.ID – PDI Perjuangan menyentil deklarasi relawan-relawan mengusung kader sebagai calon Presiden. Salah satunya deklarasi relawan Ganjar Pranowo. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta para kader PDIP untuk berdisiplin. “Saat ini PDI Perjuangan melihat ada sekelompok kepentingan yang tidak mau bekerja keras melakukan kaderisasi secara sistemik lalu memgambil jalan pintas dengan mencalonkan tertentu dengan […]
AKTUALITAS.ID – PDI Perjuangan menyentil deklarasi relawan-relawan mengusung kader sebagai calon Presiden. Salah satunya deklarasi relawan Ganjar Pranowo. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta para kader PDIP untuk berdisiplin.
“Saat ini PDI Perjuangan melihat ada sekelompok kepentingan yang tidak mau bekerja keras melakukan kaderisasi secara sistemik lalu memgambil jalan pintas dengan mencalonkan tertentu dengan berbagai subyektivitas kepentingan,” ujar Hasto dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).
“Partai terus mencermati dinamika politik yang berkembang. Seluruh kader dan anggota Partai terus memegang disiplin dan lebih memilih membantu rakyat di dalam seluruh program recovery atas dampak pandemi,” tegasnya.
Hasto mengingatkan, Kongres V PDIP memberikan mandat kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk memutuskan capres-cawapres. Kata Hasto, pngumuman akan dilakukan dalam momentum yang tepat. Bukan dengan cara deklarasi-deklarasi.
“Pengumuman akan dilakukan pada momentum yang tepat. Semua memerlukan pertimbangan yang matang, bukan asal deklarasi. Itulah tata cara melahirkan pemimpin, perlu pertimbangan matang dan jernih,” ujarnya.
Hasto mengatakan, PDIP terus melakukan konsolidasi dan kaderisasi. Terkait tokoh yang dicalonkan sebagai capres-cawapres, banyak kader mumpuni yang dipersiapkan partai. Ia bilang, tokoh seperti Presiden Joko Widodo, Prananda Prabowo, Puan Maharani, Olly Dondokambey, Ganjar Pranowo, Wayan Koster, Tri Rismaharini, Djarot Syaiful Hidayat, Abdullah Azwar Anas, Mardani, Sultan Riska dan lain-lain lahir dari mekanisme kaderisasi Partai.
“PDI Perjuangan terus melakukan konsolidasi dan kaderisasi Partai. Itu semua perlu kerja sistemik melalui bangunan organisasi kepartaian. Jadi terkait dengan capres dan cawapres, Partai memiliki banyak kader yang mumpuni yang telah dipersiapkan Partai,” ujar Hasto.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NASIONAL03/09/2026 18:10 WIBPraperadilan Ditolak, Febrie Adriansyah Siap Hadapi Pokok Perkara TPPU
-
NASIONAL03/09/2026 20:30 WIBBahas Perdagangan hingga Energi Nuklir, Prabowo dan Putin Dorong Konektivitas Maritim Dua Negara Pasifik
















