Berita
Usai Kasus Omicron Ditemukan, RS Wisma Atlet Rawat 116 Pasien
AKTUALITAS.ID – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran kembali mengalami penurunan, setelah ditemukan kasus pertama varian Omicron pada Rabu (15/12). Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, per Jumat (17/12) pukul 08.00 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat hanya sebanyak […]
AKTUALITAS.ID – Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran kembali mengalami penurunan, setelah ditemukan kasus pertama varian Omicron pada Rabu (15/12).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, per Jumat (17/12) pukul 08.00 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat hanya sebanyak 116 orang.
Aris mengatakan, total pasien tersebut terdiri dari 44 pria dan 72 wanita. Jumlah tersebut, kata dia, juga telah menurun dibanding hari sebelumnya yang mencapai 123 pasien.
“Berkurang 7 orang, sebelumnya 123 orang,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/12/2021).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, dengan total kapasitas di RSDC Wisma Atlet Kemayoran mencapai 7.894tempat tidur, maka tingkat keterisian tempat tidur atauBed Occupancy Rate(BOR) saat ini hanya mencapai 1,47 persen.
Kendati demikian, Aris menilai, pelayanan perawatan tetap perlu disiapkan dan ditingkatkan lagi secara intensif di tengah kehadiran varian baru Omicron di Indonesia. Termasuk juga penekanan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.
“Sehingga mempercepat penyembuhan pasien yang sedang dirawat. Sehingga dapat terjadi pengurangan jumlah yang signifikan,” tuturnya.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham mencatat sebanyak 37.214 WNI yang melakukan perjalanan keluar negeri menjelang natal dan tahun baru (Nataru). Data itu merupakan perlintasan keluar-masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta periode 1-16 Desember 2021.
Sementara itu, pemerintah telah mengumumkan kasus Covid-19 varian Omicron pertama di Indonesia. Kasus itu ditemukan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (16/12).
Presiden Jokowi merespons temuan Omicron dengan sejumlah imbauan. Dia mengimbau masyarakat dan pejabat untuk tidak melakukan kunjungan ke luar negeri. Dia juga meminta warga yang belum mendapat vaksin Covid-19 untuk segera mengikuti vaksinasi. Dia pun berharap masyarakat tidak panik menghadapi situasi ini.
“Jangan sampai terjadi penularan lokal. Kita harus berupaya menjaga situasi di Indonesia tetap baik. Kita pertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah, tingkat penulatan kita awasi agar bertahan di bawah 1. Jangan sampai itu melonjak lagi,” ucap Jokowi dalam tayangan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (16/12).
-
POLITIK06/07/2026 07:00 WIBBocor! Isu ‘Lantai Empat’ DPR Diduga Atur Serangan ke PDIP
-
NASIONAL06/07/2026 17:15 WIBAHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK
-
POLITIK06/07/2026 10:00 WIBPDIP Sebut PSI Tak Perlu Ditakuti Meski Jokowi Ikut Safari
-
POLITIK06/07/2026 13:00 WIBBRIN Khawatir Persiapan Pemilu 2029 Terganggu Jika RUU Molor
-
JABODETABEK06/07/2026 05:30 WIBBMKG:Tiga Wilayah Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
-
NUSANTARA06/07/2026 16:30 WIBKonser Amal dengan Wali Band, Herman Deru Ajak Warga Peduli Palestina
-
POLITIK06/07/2026 09:00 WIBPPP: Jangan Kunci Demokrasi dengan PT 7 Persen
-
POLITIK06/07/2026 11:00 WIBPKS: Politik Mahal dan Ruang Gelap Jadi Pemicu Korupsi

















