NASIONAL
Pengamat: Dukungan Erick Thohir Mudahkan Jokowi Bangun Opini dan Persepsi Publik
Dukungan media massa tak menjamin Jokowi menang.
AKTUALITAS.ID – Pengamat politik Karyono Wibowo menilai, bergabungnya bos media Erick Thohir sebagai Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf tak akan berpengaruh terhadap kebebasan pers di media yang dinaunginya. Pasalnya, ketidakindependenan pers sudah terjadi di banyak tempat.
Menurut Karyono, di era saat ini sulit membuat pers murni menjadi independen.
“Sulit 100 persen independen murni, karena pers sudah masuk dalam ranah industri,” kata Karyono kepada Kricom di Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Karyono menganggap, dukungan media massa ini tak menjamin Jokowi menang.
“Namun, media itu menjadi variabel dan instrumen penting dalam membentuk opini publik dalam membangun persepsi,” kata pengamat dari Indonesia Public Institute ini.
Tentu saja, kedatangan Erick, Hary Tanoesoedibjo, dan Surya Paloh bakal menguntungkan dan membantu Jokowi.
“Terutama dalam mensosialisasikan kebijakan yang sudah dilakukan saat dia menjadi presiden. Misalnya apakah nanti narasi yang dibangun Nawacita jilid dua atau apa. Yang jelas nanti akan membantu dalam pemberitaan,” ucap Karyono.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 18:10 WIBPraperadilan Ditolak, Febrie Adriansyah Siap Hadapi Pokok Perkara TPPU
-
NASIONAL02/09/2026 23:59 WIBKementerian Kebudayaan Tetetapkan 742 Cagar Budaya Nasional, Total Jadi 1.485
















