NASIONAL
Habib Rizieq: Umat Islam Harus Jaga NKRI dari Pemecah Belah Bangsa
Habib Rizieq mengimbau kepada seluruh peserta Reuni Akbar 212 untuk menjaga kondusivitas.
AKTUALITAS.ID – Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, untuk menghadiri Reuni Akbar 212 yang akan digelar di Monas, Jakarta, Minggu, 2 Desember 2018.
“Ayo kerahkan semua keluarga, kerabat, sahabat, jemaah, dan masyarakat untuk hadir dalam Reuni Akbar 212. Ayo hadiri dengan niat dan tulus untuk bela negara. Untuk jaga NKRI dan Pancasila dari pemecah belah bangsa. Untuk melindungi konstitusi dari penista agama. Untuk pelihara kebinekaan dari para pengadu domba rakyat,” kata Habib Rizieq.
Habib Rizieq mengimbau kepada seluruh peserta Reuni Akbar 212 untuk menjaga kondusivitas. Tidak mengganggu orang lain, tidak merusak taman dan tanaman, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak berkata kasar ataupun kotor.
“Jangan buat kemaksiatan dan kemungkaran. Ingat, hormati aparat keamanan. Jaga para habaib dan ulama. Perbanyak zikir dan salawat. Kibarkan sejuta bendera merah putih. Dan kibarkan juga sejuta bendera tauhid dalam aneka warna,” ujar Habib Rizieq.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NASIONAL03/09/2026 20:30 WIBBahas Perdagangan hingga Energi Nuklir, Prabowo dan Putin Dorong Konektivitas Maritim Dua Negara Pasifik
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
















