NUSANTARA
Gubernur Jabar Bentuk Saber Hoaks Agar Warga tak Resah
Hoaks yang ada di Jabar juga membuat pertumbuhan ekonomi tersendat
AKTUALITAS.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau Kang Emil mengaku masifnya berita bohong di wilayahnya sering kali membuat resah masyarakat. Karena itu, ia berinsiatif untuk membentuk tim Sapu Bersih (Saber) Hoaks untuk membuat tenang warganya.
Emil menjelaskan, Saber Hoax yang baru dibuat satu bulan lalu itu bertugas untuk menyaring berita bohong yang tersebar di Jabar. “Itu menyampaikan mana yang hoaks mana yang tidak, dan memverifikasi aduan masyarakat. Ini akan membuat warga kami lebih tenang tidak terganggu berita bohong,” kata dia, Sabtu (19/1).
Emil melanjutkan, hoaks tak hanya membuat resah masyarakatnya. Lebih dari itu, hoaks yang ada di Jabar juga membuat pertumbuhan ekonomi tersendat.
Emil mencontohkan, beberapa waktu lalu ada hoaks yang menginformasikan bahwa ada sebuah wilayah di Jabar tertimpa longsor. Akibatnya, hotel di daerah itu menjadi sepi.
Menurut Emil, fungsi Saber Hoaks adalah meverifikasi informasi yang tak bisa dipertanggungjawabkan itu dengan cepat. “Dari hoaks receh tadi sampai hoaks yang ekonomi kan sangat memggangu ya. Jadi butuh kecepatan. Sekarang melawannya, harus dengan kebenaran yang lebih cepat,” jelas dia.
Emil berharap, inovasinya itu bisa diterapkan di daerah lainnya. “Kalau memang menjadi inspirasi buat provinsi lain termasuk DKI, silakan saja,” kata dia.
-
NUSANTARA16/04/2026 00:01 WIBTiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM
-
OLAHRAGA15/04/2026 23:00 WIBFajar Alfian: Persaingan di Thomas & Uber Cup Tidak Gampang
-
JABODETABEK16/04/2026 05:30 WIBBMKG Ingatkan: Hujan Ringan Akan Guyur Jakarta Sepanjang Hari
-
NASIONAL16/04/2026 14:00 WIBEnam Hari Jadi Ketua, Ketua Ombudsman RI Ditangkap Kejaksaan
-
RAGAM16/04/2026 08:30 WIBBMKG: 64% Wilayah Indonesia Akan Lebih Kering
-
EKBIS16/04/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Naik ke Level 7.663
-
NUSANTARA15/04/2026 22:30 WIBPanglima TNI Tinjau Yonif TP 940/Jaya Nagara di Subang, Jawa Barat
-
POLITIK16/04/2026 07:00 WIBPDIP: Lebih Baik Urus Rakyat Ketimbang Kejar Survei

















