POLITIK
Ini Respons BPN Terkait Penangkapan Romy
AKTUALITAS.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden Prabowo Subianto-calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno menyatakan, penangkapan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menjadi sinyal krusial mengenai banyaknya petinggi partai terlibat korupsi. BPN khawatir hal itu akan memicu ketidakpercayaan masyarakat. “Kami melihat itu (penangkapan Ketua Umum PPP) menjadi sebuah sinyal yang krusial bahwa […]
AKTUALITAS.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden Prabowo Subianto-calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno menyatakan, penangkapan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menjadi sinyal krusial mengenai banyaknya petinggi partai terlibat korupsi. BPN khawatir hal itu akan memicu ketidakpercayaan masyarakat.
“Kami melihat itu (penangkapan Ketua Umum PPP) menjadi sebuah sinyal yang krusial bahwa banyak sekali ketua partai yang ditangkap karena korupsi dan itu bisa membuat masyarakat tidak percaya lagi pada pemerintah,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Lendo Novo saat ditemui di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).
Ia menambahkan, ketidakpercayaan akan terbangun dan siapapun yang akan menggantikan Romahurmuziy dianggap akan memiliki problem sama. Karena itu, BPN menegaskan tindakan korupsi harus diberantas.
“Kenapa?kalau koruptor dibereskan maka uang negara tidak bocor karena menurut Komisi Pemberantasan Koripsi (KPK) bocor 40 persen. Kalau uang negara tidak bocor kan bisa diberikan untuk guru honorer hingga menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Sebelumnya KPK menetapkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi dalam seleksi jabatan di Kementerian Agama.
Pengumuman penetapan tersangka tersebut disampaikan pimpinan KPK Laode M Syarif didampingi Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di KPK, Sabtu (16/3/2019). [Republika]
-
NASIONAL04/06/2026 15:02 WIBPengamat: Persoalan MBG Perbesar Ketidakpercayaan Publik terhadap Institusi Negara
-
NASIONAL04/06/2026 13:32 WIBPengamat: Akar Masalah MBG Adalah Sistem Tata Kelola
-
NASIONAL04/06/2026 11:01 WIBWamen Imipas Ditahan KPK, Istana: Kita Hormati Proses Hukum
-
EKBIS04/06/2026 10:30 WIBSejarah Kelam! Rupiah Tembus Rp18.027 per Dolar
-
JABODETABEK04/06/2026 17:01 WIBPolisi Tangkap Kurir Sabu 510 Gram di Pasar Rebo Jakarta Timur
-
NASIONAL04/06/2026 10:00 WIBKasus Pemerasan Izin Imigrasi, KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim
-
DUNIA04/06/2026 08:30 WIBTrump Tak Lagi Bebas Tentukan Perang Iran
-
EKBIS04/06/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Ambles Rp15 Ribu

















