RAGAM
Penyakit Bisa Diidentifikasi dari Perubahan Bentuk Kuku
AKTUALITAS.ID – Kesadaran menjadi sangat penting, terutama ketika menyangkut perubahan halus pada tangan dan kuku yang dapat memberikan petunjuk berharga tentang apa yang terjadi di dalam tubuh.
Tubuh sering mengirimkan sinyal melalui berbagai organ untuk menunjukkan suatu kondisi kesehatan termasuk menyangkut perubahan halus pada tangan dan kuku yang mungkin sulit dikenali.
Seorang ahli anestesi dan dokter pengobatan nyeri intervensi Dr. Kunal Sood, menyoroti lima perubahan kunci pada kuku dan tangan yang mungkin menandakan masalah kesehatan yang mendasarinya, dalam beberapa kasus, kondisi kronis seperti radang sendi atau psoriasis.
“Mengenali tanda-tanda halus ini sejak dini dapat membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan yang serius dan mendukung diagnosis serta pengobatan tepat waktu,” katanya, ditulis laman Hindustan Times, Rabu (10/12/2025) waktu setempat.
Kunal mengatakan ujung jari yang tampak membulat dengan kuku melengkung karena jaringan lunak membesar disebut clubbing, merupakan perubahan fisik yang terkadang dapat menandakan penyakit paru-paru atau jantung yang mendasarinya.
“Hal ini terjadi ketika megakaryosit melewati paru-paru dan melepaskan faktor pertumbuhan seperti VEGF dan PDGF di ujung jari. Ini terkait dengan penyakit paru-paru kronis (kanker paru-paru, bronkiektasis, fibrosis paru, fibrosis kistik) dan kondisi jantung dengan kekurangan oksigen jangka panjang seperti penyakit jantung bawaan sianotik atau endokarditis,” jelasnya.
Tanda pada tangan dan kuku selanjutnya ada Koilonychia atau kuku berbentuk sendok mungkin merupakan tanda peringatan dini anemia defisiensi besi.
Dr. Sood menjelaskan, koilonychia menyebabkan kuku tipis dan cekung karena gangguan pembentukan keratin ketika enzim yang bergantung pada zat besi melemah. Hal ini sering mencerminkan defisiensi zat besi akibat kehilangan darah, menstruasi berat, asupan rendah, malabsorpsi, atau peningkatan kebutuhan selama kehamilan.
Ada juga tanda garis merah pada kuku, Dr. Sood menyatakan itu mungkin merupakan indikasi peradangan pembuluh darah. Ia menjelaskan perdarahan serpihan tampak seperti garis-garis merah-coklat di bawah kuku akibat pecahnya kapiler.
“Meskipun trauma adalah hal yang umum, banyak garis atau garis-garis di dekat pangkal kuku menimbulkan kekhawatiran akan kondisi sistemik seperti vaskulitis, lupus, penyakit jaringan ikat, atau endokarditis infektif,” kata Sood.
Pembengkakan sendi pada jari juga merupakan tanda suatu kondisi kesehatan yang klasik dari artritis. Dokter menjelaskan, pembengkakan dapat mencerminkan osteoartritis akibat kehilangan tulang rawan atau artritis inflamasi seperti artritis reumatoid atau psoriatik yang melibatkan peradangan sinovial.
Karena trauma, asam urat, atau masalah metabolisme dapat menyerupai temuan ini, pemeriksaan klinis dan pencitraan membantu membedakan penyebabnya, katanya.
Tanda lain menurut Dr. Sood, adanya lubang-lubang kecil pada kuku yang merupakan tanda khas keterlibatan matriks kuku pada psoriasis. Kesadaran untuk memperlihatkan tanda ini menjadi petunjuk awal yang berguna untuk diagnosis dini.
“Sekitar sepertiga pasien psoriasis menunjukkan adanya lubang-lubang kecil, dan prevalensinya meningkat seiring dengan durasi penyakit. Hal ini dapat disertai dengan perubahan warna, penebalan, atau onikolisis dan umum terjadi pada artritis psoriatik, sehingga menjadikannya petunjuk awal yang berguna,” kata Sood.
(Yan Kusuma/goeh)
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
EKBIS18/08/2026 07:30 WIBBank-Bank Besar AS Dikepung Risiko AI
-
DUNIA17/08/2026 21:00 WIBTelegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina

















