JABODETABEK
Amien Rais Bersama Aktivis Demokrasi Minta Pertanggungjawaban Jokowi
AKTUALITAS.ID – Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Amien Rais bersama para aktivis pegiat demokrasi menggelar acara Silaturahmi Kebangsaan di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta Pusat, Senin, (14/10/2024).
Acara ini digelar dengan tujuan mengajak masyarakat untuk membahas pertanggung jawaban Presiden Joko Widodo selama satu dekade menjadi orang nomor satu di Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua Umum Partai Negoro, Faizal Assegaf, Amien Rais, Roy Suryo, dan Refly Harun.
“Kita pada 18 Oktober akan kongres untuk membahas kebijakan- kebijakan Jokowi selama menjabat sebagai Presiden. Bersatu untuk meminta pertanggung jawaban Jokowi,” kata Ketua Penyelenggara Silaturahmi Kebangsaan, Faizal Assegaf kepada awak media.
Faizal mengungkapkan, kegiatan yang semula digelar di dua tempat berbeda batal dilaksanakan lantaran tak mengantongi izin dari pihak pengelola gedung
“Meski harus berpindah tempat, namun tekat para tokoh untuk menyuarakan demokrasi di tanah air agar lebih baik kedepan membuat kegiatan tetap diselenggarakan,” katanya.
Faizal berharap silaturahmi ini dapat menghasilkan kritikan, masukan yang dapat membangun untuk memajukan Indonesia ke depan.
“Semoga apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini dapat membangun Indonesia di kemudian hari,” pungkasnya. (Yan Kusuma)
-
FOTO27/05/2026 22:23 WIBFOTO: Ketum AHY Kurban Sapi Limosin untuk Masyarakat Indonesia
-
RIAU27/05/2026 13:00 WIBWabup Bengkalis: Iduladha Momentum Pererat Persaudaraan dan Gotong Royong
-
RAGAM27/05/2026 11:30 WIBMakan Dading Kambing Tak Selalu Bikin Hipertensi
-
NASIONAL27/05/2026 13:40 WIBIduladha 1447 H, Golkar Sembelih Puluhan Hewan Kurban
-
NASIONAL28/05/2026 06:00 WIBDPR Akui Putusan MK Perkuat Keterwakilan Perempuan
-
Berita27/05/2026 12:00 WIBTrump: Uranium Iran Harus Diserahkan atau Dimusnahkan
-
DUNIA27/05/2026 16:00 WIBMenlu Sugiono: Gaza Bukti Gagalnya Dunia Tegakkan Keadilan
-
RAGAM28/05/2026 06:30 WIBCatat! Pemotongan Hewan Kurban Ada Batas Akhirnya

















