NUSANTARA
Kebakaran Hutan Lindung Gunung Agung Hanguskan 104 Hektare
AKTUALITAS.ID – Kebakaran kembali melanda kawasan hutan lindung di Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali, sejak Selasa (29/10/2024) malam hingga Rabu (30/10/2024). Dari sembilan titik api yang awalnya terpantau, kini hanya tersisa satu titik asap tipis akibat hujan yang sempat turun, kata Kepala BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, pada Kamis (31/10/2024).
Dampak dari kebakaran ini menghanguskan sekitar 104 hektare hutan lindung. Sebagai langkah antisipasi, BPBD Karangasem telah berkoordinasi dengan BNPB untuk melakukan water bombing dengan helikopter jika kebakaran kembali terjadi. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) juga dipertimbangkan untuk membuat hujan buatan, serta membuat sekat bakar guna mencegah api merembet ke pemukiman atau tempat ibadah.
Sebelumnya, kebakaran di kawasan Gunung Agung ini telah membakar sekitar 145 hektare hutan pada pertengahan Oktober lalu. Kebakaran tersebut terjadi di Hutan Lindung Munduk dan Pengalusan di Desa Ban, Karangasem, pada ketinggian 2000 MDPL. Vegetasi yang terbakar sebagian besar adalah pohon cemara, pinus, dan semak belukar.
Arimbawa menambahkan bahwa lokasi kebakaran berada cukup jauh dari tempat ibadah dan pemukiman warga, sehingga asap kebakaran tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar. (Damar Ramadhan)
-
NUSANTARA16/05/2026 21:21 WIBLiput Kasus Kondensat, Wartawan di Medan Mengaku Diculik dan Dipaksa Klarifikasi
-
NUSANTARA16/05/2026 10:30 WIBTragis! Pendaki Rinjani Meninggal di Jalur Sembalun
-
NUSANTARA16/05/2026 08:30 WIBSmansa Mimika Cukur SMAN 4 Tanpa Ampun di Goldstone
-
NASIONAL16/05/2026 14:00 WIBPKB: Relasi Kuasa Jadi Biang Kekerasan Seksual di Pesantren
-
EKBIS16/05/2026 13:30 WIBPenumpang Terancam Beban Baru di Tiket Pesawat
-
NASIONAL16/05/2026 13:00 WIBPrabowo Perintahkan Kapolda Metro Jadi Bintang Tiga
-
NASIONAL16/05/2026 10:00 WIBPakar: IKN Belum Sah Operasional Tanpa Keppres Presiden
-
NASIONAL16/05/2026 16:30 WIBPresiden Prabowo Awali Panen Raya Jagung Kuartal II

















