Connect with us

NUSANTARA

Sinabung Siaga, 2.451 Warga Dua Desa Bakal Dievakuasi

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Gunung Sinabung kembali menunjukkan aktivitas berbahaya. Hujan abu vulkanik yang semakin tebal dan meluasnya radius erupsi membuat pemerintah menyiapkan langkah evakuasi terhadap 2.451 warga dari dua desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Dua wilayah yang menjadi perhatian adalah Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, dan Desa Payung, Kecamatan Payung. Ribuan warga tersebut rencananya akan dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih aman pada Selasa (1/9/2026).

Langkah evakuasi disiapkan sebagai tindakan antisipasi setelah aktivitas vulkanik Sinabung meningkat. Pemerintah tidak ingin menunggu kondisi memburuk sebelum memindahkan warga dari kawasan yang berpotensi terdampak.

Kabid Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Provinsi Sumatera Utara Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan warga akan diarahkan ke sejumlah lokasi penampungan.

BACA JUGA  Topan Dolphin Mengganas, China Evakuasi 1 Juta Warga

Untuk warga Desa Kuta Tengah, lokasi yang disiapkan antara lain kawasan Desa Sukatepu, Losd dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sementara warga Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang.

Namun, proses evakuasi belum sepenuhnya dilakukan karena pemerintah masih berdialog dengan masyarakat.

“Namun sekarang kita masih berdialog dengan masyarakat ini yang akan kita evakuasi,” ujar Sri Wahyuni, Selasa (1/9/2026).

Kewaspadaan terhadap Sinabung meningkat setelah gunung api tersebut mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB.

Saat erupsi, kolom abu vulkanik teramati membumbung hingga 3.500 meter atau 3,5 kilometer di atas puncak gunung.

Abu vulkanik kemudian menyebar hingga sejumlah kawasan permukiman, termasuk wilayah Berastagi dan sekitar Gunung Sibayak. Arah sebaran abu dilaporkan menuju Kecamatan Berastagi.

BACA JUGA  Gunung Sinabung Meletus, Status Waspada Naik

Seiring meningkatnya aktivitas tersebut, status Gunung Sinabung kini berada pada Level III atau Siaga, naik dari sebelumnya Level II atau Waspada.

Perubahan status ini menjadi salah satu dasar pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dan menyiapkan skenario evakuasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting mengatakan keputusan mengenai evakuasi dibahas dalam rapat kesiapsiagaan Forkopimda Kabupaten Karo di Ruang Rapat Matang Sitepu, Kabanjahe.

“Untuk Desa Kuta Tengah, warga akan diarahkan ke lokasi pengungsian di Desa Sukatepu, Losd dan KDMP, sedangkan masyarakat Desa Payung akan ditampung di Losd Desa Batukarang,” katanya.

Pemkab Karo bersama BPBD, TNI, Polri dan unsur terkait telah menyiapkan lokasi penampungan, pos terpadu serta personel untuk mendukung proses evakuasi jika diperlukan.

BACA JUGA  Evakuasi untuk Warga Terdampak Banjir Padarincang Diprioritaskan

Pos terpadu ditempatkan di Kantor Koramil Simpang Empat. Pos tambahan disiapkan di Simpang Tigakicat untuk mendukung penanganan warga Desa Kuta Tengah.

Sementara untuk warga Desa Payung, pos tambahan ditempatkan di Kantor Camat Payung.

Pemerintah daerah juga meminta masyarakat tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga yang berada di zona bahaya diminta mengikuti seluruh arahan petugas dan bersiap melakukan evakuasi apabila aktivitas Sinabung kembali meningkat. (Irwan/Mun)

TRENDING