NASIONAL
Yusril: Pemerintah Masih Pelajari Wacana Pulangkan Hambali dari Guantanamo
AKTUALITAS.ID – Menteri Koordinator bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia masih mempelajari dan menjajaki kemungkinan untuk memulangkan Encep Nurjaman alias Hambali, mantan pentolan Jamaah Islamiyah (JI), yang saat ini ditahan di penjara militer Amerika Serikat (AS) di Guantanamo, Kuba.
Yusril menjelaskan bahwa upaya membuka komunikasi dengan Hambali telah dilakukan melalui Kementerian Luar Negeri yang dipimpin oleh Retno Marsudi, namun hingga kini belum berhasil.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah berkomunikasi dengan pihak AS untuk mencari solusi terkait nasib Hambali.
“Jadi, pemerintah kita sudah membuka akses tetapi belum berhasil. Kami juga pernah meminta agar Hambali segera diadili, dan sempat ada pembicaraan untuk merepatriasi Hambali agar diadili di Indonesia, namun sampai sekarang itu belum berhasil,” kata Yusril di Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Yusril menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan final terkait pemulangan Hambali. Ia menyebutkan bahwa pemerintah, termasuk Kepolisian, TNI, dan BNPT, masih mempelajari dan mengkoordinasikan langkah-langkah terkait kasus Hambali.
“Pemerintah belum sampai pada keputusan untuk meminta dia kembali. Kami masih mempelajari dan menjajaki masalah ini,” ujar Yusril.
Selain itu, Yusril menyebutkan adanya isu hukum yang perlu dipertimbangkan, seperti berlakunya kedaluwarsa dalam kasus Bom Bali 2002 yang menjerat Hambali.
Berdasarkan hukum Indonesia, kasus dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati bisa dianggap kedaluwarsa setelah 18 tahun.
Yusril juga menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan bersikap adil terhadap Hambali, meskipun ada perbedaan pendapat tentang dirinya di dalam negeri.
“Pemerintah harus bersikap adil dan melindungi semua warga negara Indonesia, apapun pandangan politiknya,” ujarnya. (Enal Kaisar)
-
RAGAM30/05/2026 15:35 WIBKemping Modern Tetap Punya Risiko Mematikan
-
EKBIS31/05/2026 06:00 WIBDPR: 6 Juta Pekerja di Ujung Tanduk
-
DUNIA30/05/2026 16:00 WIBNATO Siaga Penuh Usai Insiden Drone Rusia
-
NASIONAL30/05/2026 18:00 WIBPanglima TNI: Alumni Taruna Nusantara Harus Menjadi Generasi Adaptif, Berkarakter, dan Berintegritas
-
JABODETABEK31/05/2026 05:30 WIBCuaca Jakarta Hari Ini: Berawan dari Pagi hingga Malam
-
POLITIK31/05/2026 07:00 WIBPDIP Ingat Prabowo Tak Ubah Kurikulum Sembarangan
-
JABODETABEK31/05/2026 07:30 WIBIni Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Minggu 31 Mei
-
OASE31/05/2026 05:00 WIBAyat Alquran tentang Luar Angkasa yang Sering Dikaitkan dengan Sains

















