Berita
Ketum PPP Tegaskan Demokrasi Bukanlah Melayani Segelintir Elite yang Berkuasa
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa menegaskan berdemokrasi adalah proses pembuktian bahwa tak ada seorang pun yang tertinggal. “Berdemokrasi bukanlah melayani segelintir elite yang berkuasa atau yang berpunya, berdemokrasi adalah proses pembuktian bahwa tak ada satupun, tak ada seorang pun, tak ada satu pihak pun yang tertinggal atau ditinggal, no one […]
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Manoarfa menegaskan berdemokrasi adalah proses pembuktian bahwa tak ada seorang pun yang tertinggal.
“Berdemokrasi bukanlah melayani segelintir elite yang berkuasa atau yang berpunya, berdemokrasi adalah proses pembuktian bahwa tak ada satupun, tak ada seorang pun, tak ada satu pihak pun yang tertinggal atau ditinggal, no one left behind,” katanya saat pidato kebangsaan di HUT ke-50 CSIS, Jumat (20/8/2021).
Suharso mengatakan, PPP terpanggil sejarah untuk menegaskan bahwa kebaikan dan kebajikan demokrasi yang terpokok adalah mengorientasikan langkah dan kebijakan pada umat rakyat dan bangsa.
“PPP berlandaskan prinsip Islam rahmatan lil alamin terpanggil sejarah untuk membuktikan bahwa fungsi terpokok dari demokrasi adalah menyejahterakan umat, memuliakan rakyat dan membangun bangsa,” kata dia.
Menurut kepala Bappenas itu, demokrasi tanpa kesejahteraan adalah demokrasi yang gagal. PPP ingin membuktikan bahwa demokrasi adalah buah dengan pohon yang manis.
“Demokrasi niscaya wajib menghasilkan kesejahteraan, demokrasi tanpa kesejahteraan demokrasi yang gagal, PPP terpanggil sejarah untuk membuktikan bahwa demokrasi adalah pohon dengan buah yang manis, bukan pohon berbuah pahit atau racun,” pungkasnya.
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif
-
NASIONAL03/09/2026 20:30 WIBBahas Perdagangan hingga Energi Nuklir, Prabowo dan Putin Dorong Konektivitas Maritim Dua Negara Pasifik
















